Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Semua Bersih Hidup Jadi Nyaman Siswa Kelas VII-C SMP Negeri 4 Blitar
DOI:
https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v4i2.193Keywords:
Problem Based Learning, Hasil BelajarAbstract
Rendahnya hasil belajar yang dicapai siswa dapat disebabkan antara lain, rendahnya perhatian siswa dalam mengikuti pelajaran agama . Guru sering memberikan pelajaran dalam bentuk ceramah dan tanya jawab, sehingga siswa tidak termotivasi dan merasa jenuh sehingga motivasi untuk mengembangkan kemampuan berfikir kreatifnya tidak muncul bahkan tidak akan pernah muncul karena siswa sejak awal pembelajaran sudah tidak tertarik. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui model Problem Based Learning di kelas VII-C SMP Negeri 4 Blitar dan mengetahui peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam. Penelitian yang digunakan adalah PTK yang dilakukan dalam dua siklus tindakan meliputi tahapan perencanaan, observasi, analitis, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah RPP, tes, dan format observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan yaitu untuk penilaian afektif siklus I pertemuan ke-1 63,08%, pertemuan ke-2 66,2%. Pada siklus II pertemuan ke-1 73,53%, pertemuan ke-2 77,29%. Pada penilaian siklus III pertemuan ke-1 77,33% dan pertemuan ke-2 82,58%. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam materi Semua Bersih Hidup Jadi Nyaman.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

