Evaluasi CIPP pada Materi Litosfer dalam Mata Pelajaran Geografi Kelas X SMA di Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v10i3.1424Keywords:
evaluasi kurikulum, materi litosfer, model CIPP, pembelajaran geografi, kontekstualAbstract
Materi litosfer merupakan komponen penting dalam pembelajaran Geografi SMA, namun relevansinya dengan kebutuhan peserta didik di Jakarta belum pernah dievaluasi secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi materi litosfer kelas X SMA di Jakarta menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan mixed methods diterapkan dengan instrumen kuesioner berskala Likert dan wawancara mendalam terhadap 15 guru geografi pengurus MGMP dan 15 siswa kelas X yang dipilih melalui purposive sampling dari lima wilayah kota DKI Jakarta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pada aspek context, materi yang berkaitan langsung dengan fenomena geologi Jakarta—seperti seisme (93,3%), dampak tenaga endogen-eksogen, dan jenis tanah aluvial—dinilai sangat relevan, sementara materi teori pembentukan bumi dan detail vulkanisme dinilai rendah relevansinya. Pada aspek input, lebih dari separuh guru belum menyertakan data lokal Jakarta dalam perangkat ajar dan akses media geospasial masih terbatas. Pada aspek process, pembelajaran masih didominasi metode konvensional dengan implementasi PBL/PjBL yang belum konsisten. Pada aspek product, pemahaman siswa tinggi pada materi konkret (73,3–93,3%) namun rendah pada materi abstrak (26,7–33,3%). Penelitian ini merekomendasikan diversifikasi kurikulum litosfer berbasis karakteristik geologi lokal Jakarta sebagai kontribusi bagi kebijakan Kurikulum Merdeka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

