Peningkatan Prestasi Belajar IPA Materi Sumber Energi Panas dalam Kehidupan Sehari-Hari melalui Pembelajaran Kooperatif Model Two Stay Two Stray (TSTS)

Main Article Content

Sri Ardianingsih

Abstract

Pendidikan IPA diarahkan untuk  berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar. Kenyataanya pembelajaran IPA di masih berpusat pada guru kondisi seperti ini siswa kurang aktif, pembelajaran berjalan satu arah. Siswa hanya datang, duduk, dengar pengalamanan siswa tidak berkembang.Sehingga proses pembelajaran sering muncul kendala target tidak tercapai, cenderung kemampuan siswa dalam memahami materi lemah. Akibatnya Siswa kelas IV Semester II SDN  1  Jati materi   sumber energi panas dalam kehidupan sehari-hari belum berhasil. Kelemahan pembelajaran di atas dapat di atasi dengan pemilihan model pembelajaran yang dapat melibatkan siswa  secara aktif dalam proses belajar mengajar yaitu Pembelajaran Kooperatif Model Two Stay Two Stray (TSTS). Dengan pelaksanaan pembelajaran Pembelajaran Kooperatif Model Two Stay Two Stray (TSTS) siswa lebih aktif mengikuti pembelajaran. Dapat disimpulkan    sebagai berikut :  Rata-rata nilai ulangan siswa   siklus I dan II mengalami kenaikan yaitu : siklus I rata-rata  73,08.dan siklus II rata-rata   88,77Ketuntasan belajar siswa secara klasikal meningkatkan .   siklus I 69,23 % dan siklus II 100%.

Article Details

How to Cite
ARDIANINGSIH, Sri. Peningkatan Prestasi Belajar IPA Materi Sumber Energi Panas dalam Kehidupan Sehari-Hari melalui Pembelajaran Kooperatif Model Two Stay Two Stray (TSTS). Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual, [S.l.], v. 4, n. 4, p. 646-653, oct. 2020. ISSN 2598-2877. Available at: <http://journal.unublitar.ac.id/pendidikan/index.php/Riset_Konseptual/article/view/305>. Date accessed: 30 nov. 2020. doi: https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v4i4.305.
Section
Science Education