Peningkatkan Prestasi Belajar IPA Materi Penyesuaian Hewan dengan Lingkungannya melalui Metode Resitasi Bahsa Indonesia

Main Article Content

supatmi supatmi

Abstract

Metode digunakan guru   dalam Proses Belajar Mengajar (PBM) di SDN Rejowinangun terkesan sangat kaku,  kurang fleksibel, kurang demokratis, dan guru cenderung lebih dominan. Metode Resitasi memberikan kebebasan anak untuk belajar secara mandiri, yang lebih merangsang  siswa untuk  untuk belajar lebih banyak, baik  pada waktu di  kelas maupun di luar kelas. Metode ini dapat membuat siswa bergairah dalam belajar karena kegiatan belajar dilakukan  dengan   berbagai variasi sehingga tidak membosankan. Proses pembelajaran kelas V Sekolah Dasar Negeri Rejowinangun Kecamatan / Kabupaten Trenggalek, masih mengunakan metode konvensional yaitu metode ceramah. Akibatnya nilai hasil ulangan harian sebelum metode resitasi diterapkan 80% dari 15 siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Rejowinangun Kecamatan /  Kabupaten Trenggalek masih di bawah KKM (di bawah nilai 70).  Ditunjukkan ada peningkatan prestasi  belajar  pada siklus I   5 siswa atau  33,33 % belum tuntas,  66,67 % tuntas dari 15 siswa, siklus II 100 % tuntas dari 15 siswa. Rata-rata ulangan tiindakan siklus I 59,33, siklus II 70.   Ketuntasan secara klasikal siklus I 66,67%, sedangkan sikus II 100%.

Article Details

How to Cite
SUPATMI, supatmi. Peningkatkan Prestasi Belajar IPA Materi Penyesuaian Hewan dengan Lingkungannya melalui Metode Resitasi. Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual, [S.l.], v. 4, n. 4, p. 543-553, oct. 2020. ISSN 2598-2877. Available at: <http://journal.unublitar.ac.id/pendidikan/index.php/Riset_Konseptual/article/view/294>. Date accessed: 30 nov. 2020. doi: https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v4i4.294.
Section
Science Education