Implementasi Pendidikan Agama Islam pada Anak Berkebutuhan Khusus (Tunarungu) di SMPLB Negeri Saronggi

Main Article Content

Syaifuddin .

Abstract

Setiap anak tunarungu khususnya di SMPLB Negeri Saronggi berhak mendapatkan pendidikan dan ilmu pengetahuan yang sama seperti anak normal lainnya. Mengijinkan mereka belajar dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar dapat menambah wawasan mereka dan mengembangkan kecakapan komunikasi dengan orang lain. Selain itu, pendidikan agama sangat penting sebagai pondasi keagamaan agar dalam menjalani kehidupan, anak didik termasuk juga anak tunarungu mempunyai benteng yang kuat serta bisa menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berahlakhqul karimah.


Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Implementasi Pendidikan Agama Islam pada anak Tunarungu di SMPLB Negeri Saronggi? 2) Apa faktor pendukung dan penghambat Implementasi Pendidikan Agama Islam pada anak Tunarungu di SMPLB Negeri Saronggi? 3) Apa solusi untuk mengatasi factor penghambat implementasi pendidikan agama Islam pada anak tunarungu di SMPLB Negeri Saronggi?


Penelitian ini berdasarkan lokasi sumber datanya termasuk kategori penelitian lapangan, dan ditinjau dari segi sifat-sifat data termasuk dalam penelitian kualitatif, berdasarkan pembahasannya termasuk penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.


Hasil penelitian: (1) Proses pendidikan agama Islam pada anak tunarungu di SMPLB Negeri Saronggi hampir sama dengan sekolah reguler tapi dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didik. (2) Faktor pendukung dalam pendidikan agama Islam di SMPLB Negeri Saronggi yaitu: dukungan dari orang tua, peran guru dalam mengajar, materi yang di media pembelajaran. Sedangkan yang menjadi faktor pengambat adalah: anak yang tidak masuk sekolah karena mobil khusus SLB tidak bisa menjemput, kesibukan orang tua dan kesulitan komunikasi yang dialami oleh guru PAI dalam menyampaikan materi.(3) Solusi untuk mengatasi factor penghambat implementasi pendidikan agama islam: adanya mobil khusus SLB, adanya alat bantu dengar, mengambil buku dari reguler yang diperinci, mengadakan kegiatan keagamaan.

Article Details

How to Cite
., Syaifuddin. Implementasi Pendidikan Agama Islam pada Anak Berkebutuhan Khusus (Tunarungu) di SMPLB Negeri Saronggi. Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual, [S.l.], v. 4, n. 3, p. 453-461, july 2020. ISSN 2598-2877. Available at: <http://journal.unublitar.ac.id/pendidikan/index.php/Riset_Konseptual/article/view/251>. Date accessed: 05 dec. 2020. doi: https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v4i3.251.
Section
Social Education