Analisi Minat Belajar Mahasiswa STMIK Dharmapala Riau Dimasa Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19)

Main Article Content

Hadion Wijoyo

Abstract

Dampak mewabahnya virus corona (Covid-19) kini juga telah dirasakan oleh dunia pendidikan. Hal ini telah diakui oleh organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO), bahwa wabah virus corona telah berdampak terhadap sektor pendidikan. Efek dari perkuliahan secara daring bagi perguruan tinggi yang selama ini belum pernah melaksanakannya tentu akan berakibat pada minat mahasiswa dalam belajar ataupun efektifitas dalam perkuliahan yang biasanya tatap muka harus berganti metode ke non tatap muka. Tingkat keberhasilan peserta didik dalam memahami materi yang diberikan pun beragam. Namun hal ini harus dilakukan untuk memutus mata rantai wabah Pandemi ini. Ditinjau dari Minat Belajar, pada dasarnya masih terdapat para peserta didik yang memiliki minat belajar yang rendah. Hal ini dapat dilihat dengan masih adanya para peserta yang tidak aktif dalam pembelajaran, tidak fokus dalam memperhatikan penjelasan dosen, dan sebagainya. Hal ini mengindikasikan bahwa Minat Belajar peserta didik masih rendah. Pada umumnya, peserta didik yang tidak memiliki keinginan untuk belajar akan menunjukkan perilaku-perilaku negatif seperti tidak bergairah mengikuti pelajaran, tidak memperhatikan atau memiliki intensitas perhatian yang kurang ketika proses pembelajaran sehingga diprediksi akan kesulitan menerima pelajaran.

Article Details

How to Cite
WIJOYO, Hadion. Analisi Minat Belajar Mahasiswa STMIK Dharmapala Riau Dimasa Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual, [S.l.], v. 4, n. 3, p. 396-404, july 2020. ISSN 2598-2877. Available at: <http://journal.unublitar.ac.id/pendidikan/index.php/Riset_Konseptual/article/view/234>. Date accessed: 07 aug. 2020. doi: https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v4i3.234.
Section
Social Education