Upaya Peningkatan Kemampuan Guru dalam Merancang Instrumen Tes Melalui Pelatihan Terintegrasi Self Assessment

Main Article Content

Olimpia Sitio

Abstract

Proses penilaian merupakan hal yang tidak dapat terpisahkan dari proses pembelajaran. Kevalidan simpulan dari hasil penilaian sangat bergantung pada proses dan kualitas instrumen tes. Namun di SDN 144/V Betara Kiri guru-guru tidak pernah mengembangkan instrumen tes untuk proses penilaian. Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan 8 guru SDN 144/V Betara Kiri dalam merancang instrumen tes. Pelatihan dilakukan dengan mengintegrasikakn self assessment yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Terdapat 3 aspek yang dinilai dari instrumen tes yang dikembangkan yakni isi, konstruk soal, dan bahasa. Data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif dari hasil validasi ahli dan kualitatif dari hasil wawancara dan masukan oleh validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam merancang instrumen tes mengalami peningkatan yang diindikasikan dari peningkatan rata-rata skor yakni dari 83,45 menjadi 89,75. Berdasarkan hasil wawancara, guru-guru memberikan pendapat bahwa self assessment berguna dalam membantu pemahaman mereka.

Article Details

How to Cite
SITIO, Olimpia. Upaya Peningkatan Kemampuan Guru dalam Merancang Instrumen Tes Melalui Pelatihan Terintegrasi Self Assessment. Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 299-306, apr. 2020. ISSN 2598-2877. Available at: <http://journal.unublitar.ac.id/pendidikan/index.php/Riset_Konseptual/article/view/219>. Date accessed: 09 july 2020. doi: https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v4i2.219.
Section
Social Education